Iran Serang Target di Bahrain dan Kuwait, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

oleh -229 views
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan terhadap target-target yang diklaim berkaitan dengan militer Amerika di Bahrain dan Kuwait, Kamis (16/7/2026).

Porostimur.com, Teheran – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan terhadap target-target yang diklaim berkaitan dengan militer Amerika di Bahrain dan Kuwait, Kamis (16/7/2026). Serangan tersebut terjadi setelah Washington kembali memberlakukan blokade laut terhadap Iran dan melanjutkan operasi militernya dalam beberapa hari terakhir.

Laporan media internasional menyebutkan Iran menggunakan rudal dan drone untuk menyerang sejumlah fasilitas yang diklaim sebagai instalasi militer Amerika Serikat di kedua negara Teluk tersebut. Bahrain dan Kuwait kemudian mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadapi serangan itu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat serangan tersebut.

Baca Juga  Temuan BPK Belanja BBM Setda SBB Dilaporkan ke Polisi, KOMPAK Maluku Soroti Peran Sekda

Dipicu Blokade Laut dan Serangan Udara AS

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan langkah pemberlakuan kembali blokade laut dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi dunia.

Situasi tersebut mengakhiri masa tenang setelah kedua negara sebelumnya sempat menyepakati periode negosiasi selama 60 hari yang membahas berbagai isu, termasuk program nuklir Iran. Namun, meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz membuat proses diplomasi kembali terhenti.

No More Posts Available.

No more pages to load.