Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan serangan terhadap puluhan sasaran di wilayah Iran dalam beberapa gelombang operasi selama Rabu (15/7/2026). Salah satu target yang disebutkan adalah kapal minyak berbendera Curaçao, Belma, yang menurut pihak AS berada di sekitar Pulau Kharg.
Sementara itu, pejabat Iran menyatakan serangan udara Amerika menghantam sebuah barak militer dan menewaskan sedikitnya tujuh personel. Kementerian Kesehatan Iran juga melaporkan lebih dari 35 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan dalam beberapa hari terakhir.
Kekhawatiran Konflik Meluas
Eskalasi terbaru memicu kekhawatiran komunitas internasional terhadap kemungkinan meluasnya konflik menjadi perang regional di kawasan Teluk. Bahrain dan Kuwait dilaporkan meningkatkan kewaspadaan, sementara sejumlah negara di kawasan menyerukan upaya deeskalasi melalui jalur diplomasi.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda kedua pihak akan menghentikan aksi militer mereka. Situasi di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia pun terus dipantau karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan kawasan dan pasar energi global.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









