Setelah serangan tersebut, stasiun kereta Be’er Sheva ditutup karena kerusakan yang diderita akibat serangan rudal tersebut, menurut Channel 12, mengutip Israel Railways.
Laporan juga mengindikasikan rudal tersebut mendarat di dekat gedung Microsoft di daerah tersebut, yang meningkatkan kekhawatiran atas cakupan serangan tersebut.
Sementara itu, untuk kedua kalinya berturut-turut, sirene berbunyi di wilayah Laut Mati dekat perbatasan Yordania, yang diduga karena dugaan infiltrasi pesawat nirawak.
Kendati demikian, sirene yang berulang kali berbunyi di wilayah Laut Mati yang sebelumnya diaktifkan karena adanya laporan intrusi pesawat tak berawak, menandakan tekanan Iran yang terus berlanjut.
Saluran 12 Israel melaporkan sekitar 39 rudal teridentifikasi dalam rentetan serangan ini.
Surat kabar Israel Haaretz mengutip tim medis darurat yang mengatakan dua orang, satu terluka parah dan satu terluka sedang, dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan. Hal ini menyusul laporan tentang dampak rudal Iran di kota Israel utara.
Kantor berita Reuters melaporkan ledakan telah terdengar di Yerusalem dan Tel Aviv, beberapa saat setelah militer Israel mengatakan angkatan udaranya sedang berupaya mencegat rudal yang ditembakkan Iran.










