@porostimur.com | Ambon: Malang nian nasib SS alias Nona (28). Ibu satu anak yang sehari-harinya berjualan kebutuhan dapur seperti bawang, cabe dan tomat serta buah-buahan ini, tewas di tangan RT alias Iwan yang tak lain adalah suaminya sendiri.
Kepada jurnalis @porostimur.com, saksi mata, H (24 tahun) pedagang eceran di lokasi kejadian, Lorong Pisang, Kawasan Pasar Mardika, mengatakan pelakunya bernama Iwan. Sedangkan korban adalah istri pelaku sendiri.
“Sepasang suami istri itu sehari-hari berprofesi sebagai penjual tomat dan lemon cina (menjual duku & langsat pada musiman) di depan Bank Artha Graha”, ucapnya penuh haru.
Menurut saksi H, keduanya pasangan suami istri itu berasal dari Wakal.
Saksi H menuturkan, peristiwa naas itu, dipicu oleh masalah sepele. Kejadian berawal dari adu mulut.
Korban yang tak lain adalah istri pelaku, meminta izin kepada pelaku untuk pulang ke rumah dengan alasan anaknya sedang sakit. Namun pelaku tidak mengizinkan. Dan terjadilah cekcok antara keduanya.
Korban bersikeras, kemudian pergi meninggalkan pelaku sambil menggendong anaknya. Sembari mengucap kata-kata kepada pelaku bahwa dirinya tetap akan pulang.
Pelaku lalu mengejar korban. Dan jelang beberapa menit kemudian, korban SS sudah mengalami luka tikam di perut dan terdengar teriakan dari saksi lain bahwa”tali poro kaluar”.




