IWPG Desak Militer Myanmar Hentikan Kekerasan Terhadap Warga Sipil

oleh -42 views

Porostimur.com | Seoul: Ketua Internasional Women’s Peace Group (IWPG) Hyun Sook Yoon, menyatakan keprihatinannya atas pelanggaran hak asasi manusia dan pertumpahan darah rakyat di Myanmar. Melalui pernyataan tertulisnya yang diterima porostimur.com, Senin (5/4/2021), Hyun Sook Yoon menyatakan bahwa militer Myanmar dan para demonstran harus menyelesaikan masalah ini tanpa kekerasan dan dengan cara yang damai.

Menurut pernyataan tersebut, IWPG mengatakan, “Militer Myanmar mengerahkan kekuatan mereka untuk menekan demonstrasi tanpa kekerasan yang mulai dilakukan warga Myanmar pada Februari 2021. Bahkan sampai saat ini, banyak rakyat Myanmar yang terluka dan meninggal dunia. Kehidupan manusia tidak boleh diabaikan untuk alasan apa pun, dan kekerasan yang mengorbankan nyawa manusia tidak dapat diterima untuk tujuan apa pun.”

Baca Juga  Mampukah Muktamar NU Steril dari Intervensi Kekuasaan?

Selain itu, “Kami akan bersatu dengan kelompok sipil perempuan di seluruh dunia untuk mencapai perdamaian di Myanmar. Kami akan terus mendesak masyarakat internasional untuk secara damai menyelesaikan pertumpahan darah di Myanmar,” ujarnya.

IWPG juga meminta masyarakat internasional dan Myanmar untuk mengakhiri penindasan bersenjata dari militer Myanmar serta menghormati hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat warganya, agar militer Myanmar dan para pengunjuk rasa dapat berpartisipasi dalam dialog untuk mencapai keputusan yang damai, untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Global Alliance of National Human Rights untuk secara aktif menanggapi permasalahan ini, untuk mendesak masyarakat sipil perempuan lainnya di seluruh dunia untuk mengumumkan pernyataan untuk Myanmar, serta untuk mendesak pers dan media di setiap negara untuk secara aktif meliput.