“Puluhan ribu warga Loloda Utara tiap hari menggantungkan hidup pada satu jalur ini. Jika jalan dan jembatan rusak, itu berarti negara membiarkan warga berjalan sendiri menghadapi maut. Pemerintah tidak boleh menutup mata. Harus ada penanganan cepat, terukur, dan tuntas,” tegasnya.
Hasby menegaskan pembangunan jembatan dan peningkatan kualitas jalan harus menjadi prioritas darurat, bukan sekadar agenda pembangunan rutin. Selain itu, penguatan fasilitas Puskesmas Dorume, termasuk ketersediaan obat dan layanan medis dasar, juga menjadi sorotan agar pasien tidak harus segera dirujuk dalam kondisi kritis.
“Jika akses jalan buruk dan fasilitas kesehatan minim, masyarakat kehilangan dua lapis perlindungan sekaligus. Ini tidak boleh dibiarkan,” tambahnya.
Hasby menyatakan akan membawa persoalan ini secara resmi ke sidang DPD RI dan meminta Kementerian PUPR serta Kementerian Kesehatan turun tangan.
Penghargaan untuk Tenaga Kesehatan dan Seruan Pemerintah Hadir
Di tengah tragedi ini, Hasby memberi penghargaan atas dedikasi tenaga kesehatan di Puskesmas Dorume yang tetap mengantar pasien dalam kondisi medan berat.
“Para perawat dan tenaga medis telah bekerja dengan keberanian dan tanggung jawab luar biasa. Negara harus mendukung mereka, bukan membiarkan mereka berjuang seorang diri,” katanya.









