Janji Manis Biar Laris

oleh -362 views

Cerpen Karya: Ira Andani

Ramai kudengar sorak-sorak gemuruh janji. Mereka selalu mengatakan hal-hal baik yang telah lama kami nantikan. Berharap dapat segera terlepas dari segala belenggu kemiskinan dan pengangguran yang melanda. Entah apa yang mereka bicarakan. Samar telinga ini mendengar, “Sungguh aku tak akan pernah termakan oleh omongannya”. Aku dan orang-orang disekitarku, kami membutuhkan bantuan. Kata-kata yang mereka ucap terdengar manis. Seolah menjadi sebuah jawaban dari doa-doa yang selama ini kami panjatkan. Aku tak tahu, benarkah semua ini akan diwujudkan nantinya, ataukah tidak sama sekali, dan hanyalah menjadi omong kosong belaka. Mereka terlihat seakan yakin dengan apa yang digaungkannya pada negeri ini. Bersuara dan menggema, kedustaan yang kami benci. Aku, kamu, dan kita semua sama, kami menunggu keajaiban pada negeri ini. Seraya meminta pada Tuhan, “Tolong sembuhkan bumi kami. Karena kini Indonesiaku sedang tidak baik-baik saja”.

Baca Juga  Program Pelatihan Berujung Kerja, Pemuda Obi Kini Jadi Mekanik di Harita Nickel

Aku Winda, di tahun ini untuk pertama kalinya aku ikut serta dalam pemilu. Para kandidat calon wali kota itu mulai menjalankan misinya, mereka melakukan berbagai pemasaran untuk mencapai keberhasilan yang diinginkan. Tentu masyarakat lah yang menjadi sasaran target dalam proses pemasaran. Pemasaran yang aku maksudkan disini adalah kampanye. Ya betul, sebelum pemilihan umum dilaksanakan, biasanya ada periode tertentu untuk para calon kandidat berkampanye. Tidak hanya dalam dunia bisnis, dalam politik pun perlu adanya marketing atau pemasaran. Hal ini dilakukan untuk menarik hati rakyat sebanyak-banyaknya agar pada pemilu nantinya ia berhasil terpilih dengan suara terbanyak.

No More Posts Available.

No more pages to load.