“Kalau saya berdoa setelah salat, berdoa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai Bahasa Indonesia saja karena Tuhan kita bukan orang Arab. Ya Tuhan, ya Allah SWT, saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang,” kata Dudung.
Kalimat Tuhan bukan orang Arab inilah yang dipermasalahkan sejumlah kelompok umat Islam.
Jenderal Dudung dianggap telah melakukan penghinaan agama atau penodaan agama.
(red/kompas.com)









