Jurnalis Inggris dan Ahli Adat Amazon Ternyata Dibunuh, Pelaku Tunjukkan Lokasi Jasad

oleh -4 Dilihat

Mesin kapal telah dilepas, menurut penyelidik.

Jurnalis Inggris, Dom Phillips (57) dan ahli adat Bruno Pereira (41) terakhir terlihat di perahu mereka di sungai dekat pintu masuk Wilayah Adat Lembah Javari, yang berbatasan dengan Peru dan Kolombia.

Daerah itu merupakan pusat konflik kekerasan antar nelayan, pemburu ilegal, dan agen pemerintah.

Pada Selasa sebelumnya, polisi menangkap tersangka kedua dari kasus ini.

Dia adalah Oseney da Costa de Oliveira, saudara tersangka pertama yakni Pelado yang juga bekerja sebagai nelayan.

Kepada awak media, detektif Fontes mengatakan tersangka kedua ini menyangkal perannya dalam pembunuhan, meskipun tersangka pertama sudah mengaku.

Padahal, bukti-bukti memberatkan tersangka baru tersebut.

Polisi kini menyelidiki keterlibatan orang ketiga dan mungkin akan ada penangkapan selanjutnya.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Diundang Khusus HUT ke-15 KompasTV, Terima Penghargaan Pendidikan

Dilansir Reuters, menurut saksi, kakak beradik Costa terlihat bertemu di sungai Itacoai hanya beberapa saat setelah Phillips dan Pereira melintasi daerah itu pada 5 Juni, menuju kota tepi sungai Atalaia do Norte. 

Karyawan National Indigenous Foundation melakukan aksi solidaritas atas hilangnya jurnalis Inggris Dom Phillips dan spesialis urusan Pribumi Brasil Bruno Pereira, di Brasilia, pada 9 Juni 2022. (EVARISTO SA / AFP)

Menurut laporan polisi, saksi mendengar Pereira mengatakan dia telah menerima ancaman dari Pelado.

Pereira, yang merupakan mantan pejabat urusan adat Funai, punya peran besar dalam menghentikan penambangan emas ilegal, penangkapan ikan, dan perburuan di sungai yang dihuni suku-suku asli Lembah Javari.

No More Posts Available.

No more pages to load.