Porostimur.com, Yogyakarta — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan politik melalui dialog dengan masyarakat Papua sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan pembangunan dan keamanan di wilayah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Jusuf Kalla merespons penembakan terhadap tiga aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu.
Menurut JK, pembangunan Papua tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan dan anggaran pemerintah. Masyarakat juga perlu dilibatkan melalui komunikasi politik agar memahami arah pembangunan serta merasa menjadi bagian dari proses tersebut.
“Harus ada pendekatan kepada masyarakat untuk adanya suatu pengertian politis dengan baik agar masyarakat mengerti pembangunan Papua itu dibangun secara bersama-sama,” kata Jusuf Kalla di Yogyakarta, Minggu (13/9/2026).
Anggaran Besar, Komunikasi Politik Diperlukan
Jusuf Kalla mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk pembangunan Papua. Menurut dia, dukungan anggaran tersebut perlu diikuti dengan pendekatan yang mampu membangun pemahaman bersama di tengah masyarakat.
Ia menilai pembangunan di Papua harus dapat dirasakan sekaligus dipahami sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




