Kadin Sebut Pengangguran di Indonesia MEROKET Hingga 10 Juta Lantaran Covid-19

oleh -125 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan, jumlah pengangguran sudah melonjak akibat terganggunya roda perekonomian selama masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum Kadin Suryani Motik mengatakan, berdasarkan data yang ia miliki jumlah pengangguran sudah bertambah lebih dari 10 juta orang akibat pandemi Covid-19.

“Data unemployment dari pemerintah, per hari ini baru 2-3 juta orang. Kenyataanya di lapangan lebih dari itu, saya yakin sudah puluhan juta,” ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (2/5/2020).

Oleh karenanya, Suryani meminta kepada pemerintah untuk lebih tepat sasaran dalam menyalurkan stimulus berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada para tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, minimnya data akurat yang dimiliki pemerintah mengenai jumlah tenaga kerja mengakibatkan penyaluran BLT menjadi tidak tepat sasaran.

Baca Juga  Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

“Kalau stimulus tidak tepat sasaran, akan bahaya bagi kita,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, angka pengangguran terbuka bakal mengalami peningkatan signifikan tahun ini.

Berdasarkan perhitungan pemerintah, untuk skenario berat bakal ada penambahan 2,9 juta orang menganggur di Indonesia.

Adapun untuk skenario yang lebih berat, jumlah pengangguran bakal meningkat hingga 5,2 juta orang.

“Pengangguran yang selama ini menurun dalam lima tahun terakhir bakal mengalami kenaikan. Skenario berat ada kenaikan 2,9 juta orang pengangguran dan bisa lebih berat yaitu 5,2 juta orang,” ujar Sri Mulyani dalam video conference, Selasa (14/4/2020) lalu. (red/tribun)

Kadin Sebut Pengangguran di Indonesia MEROKET Hingga 10 Juta Lantaran Covid-19