Kadis Kesehatan Kota Ambon Sebut Komandan Brimob Meninggal Karena Covid-19

oleh -278 views

Porostimur.com | Ambon: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menerangkan bahwa salah satu Komandan Brimob Maluku yang meninggal dunia, bukan disebabkan oleh Vaksin tetapi karena Covid-19.

Hal ini disampaikan Wendy Pelupessy, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (5/4/2021) kemarin.

“Jadi soal kematian itu bukan karena Vaksin tetapi disebabkan oleh Covid-19, hingga sekarang yang befsangkutan dilaporkan meninggal karena Covid,” ujar Pelupessy.

Menurut Pelupessy, sejauh ini Vaksin yang digunakan adalah Sinovac dan Astrazeneca, tetapi dari pemerintah sudah diinstruksikan untuk memakai Astrazeneca, tetapi kalau sudah di Vaksin dengan Sinovac tahap keduanya tetap disuntik dengan Sinovac.

Wendy bilang, memang dari kedua vaksin ini ada gejala-gejala ringan, dan semua vaksin pasti ada gejala-gejalanya, namun sebagian besar gejala ringan.

Baca Juga  Tim SAR Evakuasi 14 Penumpang Speedboat Mati Mesin di Perairan Kepulauan Aru

“Awal kita menggunakan Sinovac juga terdapat gejala ringan pada nakes yang mendapatkan gejala ringan seperti pusing, keram dan sakit di tempat suntikan bahkan ada yang bengkak di area suntikan, Astrazeneca juga seperti itu, namun sebagian besar itu tipe ringan, yang setengah jam dapat teratasi,” tukasnya.

Wendy juga bilang, dari hasil uji balai POM, tingkat keamanan Astrazeneca sama dengan Sinovac.

No More Posts Available.

No more pages to load.