Kala Imam Ghazali Dilanda Kesulitan yang Nyaris Merusak Badan dan Imannya

oleh -244 views

Kejadian itu membuat sufi abad ke-5 Hijriah itu menemukan kenikmatan berpaling dari kehidupan duniawi.

“Doaku pun dikabulkan oleh Tuhan yang mengabulkan orang terdesak ketika ia berdoa kepada-Nya. Setelah itu hatiku menjadi mudah untuk berpaling dari kedudukan, harta, keturunan dan pengikut,” ceritanya.

Imam al-Ghazali menceritakan kisahnya itu dalam Al-Munqidz min Adh-Dhalal. Dalam kisah itu dikatakan, tidak ada yang menyelamatkannya dari syahwat dan syubhat kecuali doa orang terdesak.

Dalam kitab Al-Hikam Al-‘Atha’yyah juga terdapat keutamaan orang yang terdesak. “Tidak ada sesuatu yang mendatangkan kebaikan bagimu seperti halnya keterdesakan, dan tidak ada yang lebih cepat mendatangkan karunia daripada sikap merendah dan fakir.”

Penulis Yanaabi’u Ar-Rajaa’ sendiri mengatakan keterdesakan adalah harta yang dikaruniakan Allah SWT kepada hamba-Nya agar dengan itu seorang hamba bisa menarik keuntungan berlimpah. Dikatakan, kesulitan bagi orang-orang mukmin adalah kunci karunia.

Baca Juga  Real Madrid Siap Jual Camavinga Demi Transfer Besar, Sang Gelandang Pilih Bertahan

Wallahu a’lam.

sumber: detikhikmah

No More Posts Available.

No more pages to load.