Kali Sangaji Makin Tercemar, PT Position dan Weda Bay Nikel Jadi Sorotan

oleh -138 views

Porostimur.com, Maba – Dampak pencemaran Kali Sangaji di Halmahera Timur yang kian memburuk akibat aktivitas perusahaan tambang, termasuk PT Position dan Weda Bay Nikel, memicu protes dari kalangan anak muda setempat. Mereka menilai perusahaan tambang lebih merugikan lingkungan dan masyarakat dibanding memberikan kesejahteraan.

Sungai Warisan Leluhur Terancam

Said Marsaoly, seorang aktivis muda, menyebut wajah Kali Sangaji kini berwarna coklat pekat, menyerupai saluran sedimen lumpur raksasa akibat aktivitas tambang nikel di hulu, termasuk PT Position.

“Sebelas warga adat Maba Sangaji sampai kini berbulan-bulan dibui hanya karena membela sungai warisan leluhur mereka, sementara perusahaan yang mencemari air tetap dipuja sebagai penyumbang devisa negara,” ujar Said, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga  Karyawan Tambang di Halmahera Selatan Meregang Nyawa, Diduga Overdosis Miras

Ia menegaskan sungai bukan kolam limbah industri, melainkan urat nadi kehidupan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

“Kaya air dan hutan kita dikorbankan demi keuntungan pengusaha tambang, sementara warga yang bersuara justru dibungkam. Ironi macam apa ini?” tambahnya.

Nelayan dan Warga Merugi

Said menjelaskan dampak pencemaran tidak hanya menyulitkan warga, tapi juga nelayan. Ikan-ikan menjauh dari bibir pantai, memaksa nelayan menanggung biaya BBM lebih tinggi untuk mencari tangkapan di laut yang lebih luas. Sebelum hadirnya perusahaan tambang, ikan mudah didapat di sekitar pantai.

No More Posts Available.

No more pages to load.