KAMMI Kota Ambon serukan suksesi Pesparani Nasional I

oleh -74 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Terselenggaranya Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional I di Kota Ambon, bukan saja menjadi acara seremoni semata.

Digelarnya even ini membuktikan bahwa kerukunan umat beragama tetap terjaga dan terbina, sebagaimana yang diwariskan para leluhur di Bumi Seribu Pulau.

Dengan digelarnya Pesparani Nasional I ini, juga menunjukkan bahwa Maluku memang pantas menjadi laboratorium kerukunan beragama di Indonesia.

Bahkan, Maluku sebelumnya sudah dikenal menggelar even serupa untuk umat Muslim yakni Musbaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2013 dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tahun 2015 silam.

Link Banner

Karena itu, masyarakat Maluku dihimbau untuk mensukseskan even kerohanian yang digelar untuk umat Katolik ini.

Hal ini ditegaskan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Ambon, La Arufin Manuru,S.Pd, kepada wartawan, di Ambon, Senin (29/10).

Baca Juga  Ilham Bintang: Konstitusi Lebih Tinggi dari Maklumat Kapolri

Seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Ambon, diajaknya untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan Pesparani Katolik yang baru pertama kali digelar di Indonesia itu.

”KAMMI mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Ambon, untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan Pesparani merupakan perhelatan lomba paduan suara umat Katolik yang pertama kali secara nasional,” ujarnya.

Menurutnya, Pesparani yang dibuka Menteri ESDM, Ignasius Jonan, didampingi Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pada Sabtu (27/10) di Lapangan Merdeka (Lapmer) Ambon itu, menjadi lambang prestisius bagi kerukunan umat beragama di Maluku.

Apalagi, kehadiran ribuan umat Katolik dari berbagai provinsi dan seluruh pelosok Indonesia, memberikan kesempatan kepada warga di Maluku, khususnya di Kota Ambon, untuk membuktikan bahwa Maluku memang aman dan layak dikunjungi.

Baca Juga  Kakanwil Agama Minta Majelis Silaturahmi Maluku Jadi Obor Penghubung Cinta Kasih

Di lain sisi, akunya, Pesparani juga menjadi sebuah ajang promosi atas berbagai sumber daya dan potensi yang dimiliki Maluku, sehingga peluang investasi pun lebih terbuka lebar.

Diharapkannya, penyelenggaraan Pesparani bukan saja memupuk dan meningkatkan keimanan warga Maluku, namun terlebih mampu mempererat tali persaudaraan, sebagaimana tema yang diusung yakni persaudaraan sejati.

Ditambahkannya, tema Pesparani sendiri senada dan bertalian erat dengan tradisi dan budaya warga Maluku yang mengedepankan Pela Gandong tanpa memandang latar belakang.

”Melalui Pesparani Katolik Nasional pertama di Kota Ambon ini, kita tingkatkan kerukunan antar umat beragama di Provinsi Maluku,” pungkasnya. (keket)