Peringatan dini tersebut terkait gelombang tinggi yang berlaku sejak 27 Juni 2022 kemarim, terhitung pukul 09.00 WIT hingga hari ini 28 Juni 2022. Keberangkatan kapal dengan tujuan Namlea dari pelabuhan Galala akan diinformasikan lebih lanjut sambil menunggu keadaan gelombang laut.
Tinggi gelombang diduga terjadi 1,25 meter hingga 2,50 meter (sedang), berpeluang terjadi di Laut Seram Bagian Barat (SBB), perairan Kepulauan Kei hingga perairan Kepulauan Aru.
Kemudian, tinggi gelombang 2,50 meter hingga 4 meter (tinggi) berpeluang terjadi di perairan Buru, perairan Ambon Lease, perairan selatan Pulau Seram, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata-Leti, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Tanimbar, dan Laut Arafuru.
(red/koreri)




