Kapal Perang Jepang Selamatkan 4 ABK KM Mitra Usaha yang Karam di Perairan Batang Dua

oleh -45 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Tiga orang awak Kapal Motor (KM) Mitra Usaha yang tenggelam di perairan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, berhasil diselamatkan KRI Tatihu 853 dibantu JS Kashima 3508 milik Angkatan Laut Jepang.

Aksi penyelamatan ini terjadi pada Kamis, 8 Juli, kemarin.

KM Mitra Usaha yang merupakan kapal kayu berkapasitas 32 GT itu mengangkut 320 karung kopra dengan 4 ABK. Kapal berlayar dari Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menuju Bitung, Sulawesi Utara pada Jumat (2/7/2021) lalu.

Namun naas, pada Sabtu (3/7/2021) dini hari, kapal menghadapi cuaca buruk di perairan Pulau Batang Dua. Gelombang tinggi sekitar 5 meter membuat air masuk ke lambung kapal hingga kapal hilang keseimbangan dan tenggelam ke dasar laut.

Dari musibah tersebut, tiga ABK selamat, sedangkan satu orang diduga meninggal dunia karena belum berhasil ditemukan. Tiga ABK terombang-ambing 4 hari di lautan sebelum ditemukan KRI dan kapal perang Jepang.

Baca Juga  Peduli Generasi Muda, Babinsa Koramil 08/Nusalaut Komsos Dengan Siswa-Siswi SMPN Nalahia

Awak kapal yang selamat yakni Deki Mahmud (48 tahun) asal Bitung selaku nakhoda, Refli Mahmud (15 tahun) asal Bitung selaku ABK, dan Hans Unggololi (36 tahun) asal Sorong selaku KKM. Sedangkan 1 ABK yang hilang yakni Aidin Ode (50 tahun) asal Halmahera Selatan.

Disitat dari tandaseru.com, Komandan KRI Tatihu 853, Mayor Laut (P) Dwi Prasetyo dalam konferensi pers di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Jumat (9/7/2021) menjelaskan, proses evakuasi tiga awak kapal ini bermula dari laporan markas besar TNI AL. Di mana laporan tersebut langsung disampaikan ke seluruh komandan armada laut yang ada di Indonesia.

Laporan dari pusat ini pun diperoleh dari kapal perang JS Kashima 3508 yang berlayar dari Timor Leste menuju Jepang dengan melintasi jalur ALKI III, pada 7 Juli 2021. Kapal milik Angkatan Laut Jepang ini melihat tiga orang awak yang terapung di tengah lautan dan langsung mengevakuasi ketiga korban tersebut.

Baca Juga  3 kandidat Rektor UKIM bersaing ketat

“Kita dapat informasi dari pusat langsung menuju ke lokasi koordinat kapal perang Jepang untuk melakukan evakuasi dan pertolongan,” jelas Dwi.

KRI Tatihu sendiri, kata Dwi, kebetulan juga berada di sekitar perairan Pulau Seram, Maluku, saat patroli sektor operasi siaga tempur laut di bawah kendali Komandan Guspurla Koarmada III, Laksamana TNI Retiono Kunto.

Setelah dievakuasi ke KRI Tatihu, ketiga korban tersebut langsung dibawa ke Lanal Ternate untuk mendapat perawatan.

Danlanal Ternate, Kolonel Laut (P) Komaruddin menambahkan, pihak keluarga ketiga korban selamat sudah dihubungi dan telah berada di Ternate untuk membawa pulang korban ke kampung halamannya.

“Rencananya setelah ketiganya kesehatannya stabil hari ini akan kita serahkan ke keluarga korban,” kata dia.

Baca Juga  7 Pemain Muda yang Berpotensi Jadi Bintang di Piala Eropa U-21 2021

Sementara untuk korban hilang, lanjut dia, setelah beberapa jam dilakukan pencarian bersama kapal perang Jepang belum juga ditemukan.

“Kemarin dalam pencarian tapi informasi dari nakhoda sendiri bahwasanya korban dua tiga hari lalu sudah tenggelam,” timpalnya.

Sementara Kepala Basarnas Ternate, M. Arafah menyatakan telah melakukan koordinasi dengan KSOP Ternate untuk memberitahukan kepada seluruh kapal dengan rute pelayaran di jalur perairan Batang Dua, Tifure dan Loloda apabila menemukan jasad korban agar segera dilaporkan ke Basarnas Ternate atau TNI AL.

(red/tsc)

No More Posts Available.

No more pages to load.