Kelakuan Antik Menter-menteri Sekarang

oleh -309 views

Belum lagi pernyataan Menteri Perlindungan Tenaga Kerja Abdul Kadir Karding ini. Penciptaan lapangan kerja itu tugas negara dan pekerja migran itu seberapa bagus pun perlindungannya tetap bukan solusi ideal untuk mengatasi pengangguran Indonesia.

Tidak ada yang membanggakan dari ekspor tenaga kerja dengan skill rendah ke luar negeri. Itu hanya solusi sementara dan pemerintah seharusnya melakukan investasi manusia di dalam negeri untuk mencegah tenaga kerja Indonesia bekerja di luar negeri.

Membiarkan tenaga kerja bekerja di luar negeri itu tanda negara lemah. Sangat jauh dari nasionalisme patriotik yang selalu diucapkan Presiden Prabowo.

Jika tenaga terampil terdidik yang bekerja di luar negeri, itu namanya ‘brain drain.’ Jika itu tenaga kasar, itu namanya penyia-nyiaan sumber daya manusia. Kita menyelesaikan masalah negara lain — tanpa banyak menyelesaikan masalah kita.

Mungkin matanya Pak Menteri hanya pada devisa. Tapi bisakah dibayangkan kerugian immaterial jangka panjang yang harus ditanggung oleh negeri ini? Bisakah dibayangkan anak-anak yang tumbuh tanpa orang tua, kadang selama puluhan tahun?

Baca Juga  Penarikan Guru ASN dari Sekolah Kristen: Mengabaikan Sejarah, Menguji Komitmen Negara

Banyak yang aneh dari menteri-menteri di kabinet ini. Selain jumlah mereka banyak sekali, juga kualifikasi mereka diragukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.