Porostimur.com | Labuha: Polres Halmahera Selatan didesak untuk segera mengusut dan mengungkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan FD (17) salah satu siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terluka parah dan kini menjalani perawatan di RSUD Labuha.
Kepada porostimur.com, Sabtu (28/8/2021) pihak keluarga korban menegaskan agar kasus penganiayaan yang di alami FD dapat diusut tuntas dan diungkap pelakunya.
“Saya selaku kakak kandung korban dan keluarga mendesak agar polisi bisa cari tahu dan bongkar siapa pelaku dari kejadian itu”, tegas Salman Daeng Barang di RSUD Labuha.
Salman mengharapkan keseriusan Polres Halsel agar segera mungkin menangkap pelaku dan diganjar sesuai hukum yang berlaku.
“Torang keluarga hanya bisa berharap polisi sebagai penegak hukum bisa tekun dan serius tangani kasus ini, karena torang punya ade yang korban ini masih sekolah dan bahkan tidak lama lagi akan turun PKL. Selain itu kejadian seperti ini harus diusut tuntas agar menjadi contoh bagi yang lain”, tukas Salman berharap.

Terpisah Kepala Sekolah SMK Misbahul Aulad Labuha Nasir Hi. Abdullah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa, untuk PKL atau lebih dikenal dengan istilah PRAKERIN (Praktek Kerja Industri), akan dilaksanakan pada awal tahun depan, yakni pada Januari 2022 nanti.









