Kemiskinan dan Pengangguran di Maluku Masih Tinggi, Ini Harapan Gubernur Lewerissa!

oleh -439 views

Porostimur.com, Ambon – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengakui, pertumbuhan ekonomi Maluku saat ini, belum mampu untuk menyerap tenaga kerja, serta mengurai masalah kemiskinan dan pengangguran di negeri seribu pulau itu.

Lantaran itu, dibutuhkan program lainnya seperti mendorong masuknya investasi sebagai cara efektif untuk menyerap pekerja lokal yang berimpilasi pada pemerataan pendapatan dan menurunnya angka kemiskinan di daeah-daerah.

“Seperti yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat dimana dengan masuknya investasi, anak-anak di desa/kampung itu banyak yang mendapatkan pekerjaan,” ujar Gubernur Lewerissa, dalam Dialog Aspirasi Maluku di Pro 1 RRI Ambon pada Senin (30/6/2025).

Gubernur Lewerissa juga meminta kepada semua pihak, terutama elemen masyarakat untuk membantu pemerintah dengan menjaga situasi kambtibmas tetap kondusif, demi menciptakan iklim investasi yang positif.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, persentase penduduk miskin di Maluku pada September 2024, tercatat sebesar 15,78 persen atau 293,99 ribu orang, dan mengalami penurunan 0,27 persen poin atau 3,7 ribu orang terhadap Maret 2024.

Baca Juga  Kejati Maluku Periksa eks Kepala BP2JK Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp14,46 M

Sedangkan Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2025 sebanyak 796.206 orang, turun 22.420 orang dibanding Februari 2024. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turun sebesar 2,99 persen poin dibanding Februari 2024.

No More Posts Available.

No more pages to load.