Chaudhry menambahkan bahwa 145 orang ditangkap di Provinsi Punjab dan 15 lainnya di ibu kota nasional Islamabad terkait serangkaian serangan terhadap restoran KFC Pakistan.
“Restoran-restoran ini mendapatkan semua bahan bakunya secara lokal, mempekerjakan warga Pakistan, dan pendapatannya juga tetap beredar di dalam negeri,” tegasnya.
Pada Maret 2024 lalu, sebuah restoran KFC di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan juga dibakar oleh massa yang meneriakkan slogan “Bebaskan Palestina”.
Hingga kini, KFC Pakistan maupun perusahaan induknya, Yum! Brands, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari media.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google New









