Ketimpangan

oleh -71 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore

Kita selalu haus pujian dari luar. Kita selalu marah kalau ada hal-hal jelek tentang bangsa ini tampil diluar. Kita tergila-gila pada citra dan sangat serius dengan pencitraan (ingat, baliho ada dimana-mana!).

Hari ini, sebuah koran yang biasanya tidak terlalu peduli dengan Indonesia, menulis laporan panjang. Soal kematian anak-anak akibat Covid-19. Ternyata angka Indonesia dalam hal kematian anak akibat Covid-19 adalah yang tertinggi di dunia.

Pandemi ini telah membunuh 1,245 anak di Indonesia. Tentu saja angka ini hanyalah kematian yang tercatat. Kita tahu banyak kematian tidak tercatat. Sekarang bahkan pemerintah kita memutuskan untuk menghapus kematian dari indikator Covid-19.

Jika di Amerika dan Eropa angka kematian anak ini satu berbanding 1,500 kematian, di Indonesia angkanya adalah satu per 88 kematian. India dan Brazil mencatat kematian anak-anak lebih banyak dari Indonesia namun kedua negara ini mencatat kematian yang juga lebih besar. Dengan demikian, kitalah juaranya.

Baca Juga  12 Finalis Trompela Cup 2026 Tampil Memukau

Apa penyebabnya? Para ahli yang dikutip dalam artikel ini secara telak menunjuk pada satu sebab: kemiskinan. Dibalik kemiskinan ini ada satu hal yang juga menjadi sumber segala penyakit di negeri ini yaitu: KETIMPANGAN.