“Kami tidak akan membiarkan wilayah Azerbaijan digunakan untuk melawan negara-negara tetangga, terutama Iran,” tegas Gafarova.
Menurutnya, hubungan antara Teheran dan Baku harus terus diperkuat di tengah dinamika geopolitik kawasan yang semakin kompleks.
Gencatan Senjata Masih Dibayangi Ketegangan
Pernyataan para pemimpin parlemen tersebut disampaikan beberapa pekan setelah Iran dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni lalu yang menjadi dasar penghentian konflik bersenjata di sejumlah front pertempuran.
Kesepakatan tersebut membuka jalan bagi penghentian pertempuran, pencabutan blokade laut Amerika Serikat, serta pelepasan sebagian aset Iran yang sebelumnya dibekukan.
Namun, situasi keamanan kawasan belum sepenuhnya stabil.
Serangan yang masih dilakukan pasukan Israel di wilayah Lebanon selatan disebut terus memicu kekhawatiran mengenai efektivitas dan implementasi penuh dari kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai.
Di tengah kondisi tersebut, seruan Iran untuk membangun tatanan baru Timur Tengah tanpa ketergantungan pada kekuatan asing diperkirakan akan menjadi salah satu isu utama yang terus mengemuka dalam diplomasi kawasan dalam waktu mendatang.
sumber: sindonews









