Ketum JMSI: Pengaruh Pemilik Media di Pemilu 2024 Masih Proporsional

oleh -3 Dilihat

Teguh mengapresiasi kerja keras semua pihak, khususnya pekerja media, mengikis nuansa sektarian sehingga tidak lagi menonjol dan menjadi komoditas yang laku dijual.

Semakin Ragu Semakin Baik

Hal lain yang disampaikannya adalah imbauan agar publik tidak hanya memiliki minat baca yang tinggi, tetapi juga daya baca yang baik sehingga dapat memahami satu informasi secara utuh dan tidak emosional.

Teguh juga mengatakan dirinya dapat memahami bila masyarakat memiliki keragu-raguan pada berita yang diproduksi media massa. Menurutnya, hal itu bagus dan sudah semestinya.

“Semakin masyarakat ragu pada berita yang mereka baca, entah itu dari media massa yang mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik atau dari media sosial yang cenderung semau gue, semakin baik,” ujarnya sambil berharap keragu-raguan itu akan mendorong masyarakat menjadi lebih kritis dan tidak apatis.

Baca Juga  Bayi Dibuang di Tempat Sampah Jalan Sultan Baabullah Kini Diasuh Calon Orang Tua Angkat

Dia pun mengatakan bahwa di tengah era digital yang begitu terbuka ini, karya pers hanya menjadi salah satu sumber informasi di tengah masyarakat. Hal ini menjadi tantangan bagi pekerja media untuk menghasilkan karya yang betul-betul sesuai dengan fakta dan kaidah jurnalistik.

“Tidak ada jaminan bagi kita bahwa karya pers yang dikerjakan dengan sangat baik, akan dipercaya. Apalagi kalau masyarakat melihat di latar belakang ada blocking pemilik media di setiap pasangan capres-cawapres,” katanya lagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.