Porostimur.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, menegaskan pentingnya kemandirian fiskal dan pembangunan ekonomi yang inklusif dalam sambutannya saat pelantikan pengurus JMSI Pengurus Daerah (Pengda) Sulsel periode 2025-2030 di Hotel Claro, Sabtu (15/11/2025).
Kemandirian Fiskal sebagai Tantangan Daerah
Jufri menyoroti berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan lemahnya pemanfaatan potensi sumber daya alam Sulsel. Ia menekankan perlunya penggalian sumber daya pembiayaan baru dan pengelolaan potensi ekonomi lokal secara optimal.
“Kita ingin membangun ekonomi Sulawesi Selatan yang mandiri. Banyak potensi tambang kita dikelola pihak luar. JMSI harus ikut mendorong transparansi dan mempromosikan potensi ekonomi yang sesungguhnya,” ujarnya.
Pembangunan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Selain kemandirian fiskal, Jufri menekankan pembangunan ekonomi inklusif agar manfaat pembangunan dinikmati seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Ia juga menyebut Sulsel memasukkan konsep pembangunan berkelanjutan, termasuk ekonomi hijau dan biru, dalam RPJMD.
“Potensi maritim kita luar biasa, tapi harus dipromosikan lebih agresif di level global. Kita juga perlu inovasi kegiatan wisata, terutama di Toraja, agar lebih relevan dan kreatif,” katanya.









