Kirim 1.000 Pesan Teks ke Mantan Pacar, Perempuan ini Terancam Penjara Akibat Spam

oleh -31 views

Porostimur.com, Jakarta – Terkadang ada beberapa orang yang salah mengartikan obsesi yang dimilikinya kepada pasangan sebagai perasaan cinta.

Pada awalnya obsesi terasa seperti cinta yang membuat jantung berdebar serta membuat otak selalu memikirkan si dia. Namun obsesi merupakan emosi tidak sehat yang bisa membuat orang yang memilikinya merasa sesak.

Seseorang yang obsesif selalu ingin melibatkan dirinya dengan pasangannya. Mereka cenderung selalu merasa curiga pada pasangan, cemburu, dan paranoid.

Mereka juga bisa menjadi abusive, baik secara emosional maupun fisik. Hal itulah yang terjadi pada hubungan Michelle Felton dan Ryan Harley.

Michelle begitu tergila-gila hingga terobsesi dengan Ryan. Hingga ketika Ryan memutuskan hubungan asmara mereka, wanita berusia 28 tahun itu melakukan tindakan ekstrim dengan memborbardir mantan kekasihnya dengan ratusan pesan singkat dan telepon setiap harinya.

Baca Juga  Penjabat Kepala Desa Salagur Kota-SBT Salurkan BLT DD Kepada Warga

Pesan-pesan yang dikirim Michelle memang berisi kalimat cinta namun terdapat unsur pemaksaan terhadap Ryan untuk kembali dengannya. Salah satu pesan singkat Michelle ke Ryan berisi kata-kata seperti “Kenapa kamu tidak ingin berbicara denganku? Aku mencintaimu. Apakah kita bertemu malam ini? Apakah kita pergi?”