Kisah Abu Thalhah yang Jasadnya Utuh Setelah Berhari-hari

oleh -5 Dilihat

Orang-orang pada masanya mengatakan bahwa Abu Thalhah hampir tidak pernah berbuka setelah wafatnya Rasulullah SAW. Ia hanya meninggalkan puasa ketika sakit atau sedang dalam perjalanan jauh.

Amalan itu terus ia lakukan selama puluhan tahun, meski usianya semakin menua. Setelah kepergian Rasulullah SAW, Abu Thalhah masih hidup selama 40 tahun dan tetap menjaga amalan tersebut.

Pada masa kekhalifahan Utsman bin ‘Affan, armada laut Islam dibentuk untuk menghadapi pasukan Romawi. Tanpa ragu, Abu Thalhah bergabung meskipun usianya sudah lanjut dan tenaga tidak lagi sekuat dulu.

Anaknya sempat menegurnya agar beristirahat karena perjuangan seumur hidupnya sudah sangat panjang. Namun Abu Thalhah menjawab dengan ayat Allah dalam QS At-Taubah ayat 41, yang memerintahkan berangkat berjihad dalam keadaan ringan maupun berat.

Dengan semangat itu, ia tetap memilih maju bersama pasukan muslimin menuju medan jihad. Baginya, selama tubuhnya masih kuat untuk melangkah, maka ia akan terus berada di jalan Allah SWT.

Baca Juga  Kapolres Halsel Tegaskan Polri Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolsek Diminta Proaktif

Namun di tengah perjalanan laut, Abu Thalhah wafat sebelum pasukan mencapai tujuan. Kematian itu datang dengan tenang, seolah menjemput seorang hamba yang siap bertemu Tuhannya.

Pasukan muslim berusaha mencari pulau terdekat untuk menguburkan jasadnya. Tetapi selama tujuh hari perjalanan, mereka tidak menemukan satu tempat pun yang dapat digunakan sebagai pemakaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.