Mereka mencoba berulang kali tapi selalu gagal karena serangan lebah yang ganas. Akhirnya, mereka menyerah dan berkata, “Biarkanlah dahulu sampai malam, biasanya lebah akan pergi saat gelap.”
Malam tiba, tapi tiba-tiba hujan lebat turun dengan deras disertai petir. Banjir besar datang menghanyutkan segala yang ada di lembah tersebut.
Pagi harinya, kaum Hudzail mencari jenazah Ashim di segala penjuru tapi sia-sia belaka. Banjir telah menghanyutkan tubuh suci itu tanpa bekas, sesuai doa Ashim yang dikabulkan Allah SWT.
Ketika mendengar berita tentang perlindungan ilahi terhadap jenazah Ashim bin Tsabit, Umar bin al-Khattab RA berkata dengan penuh kekaguman. “Sungguh mengherankan bagaimana Allah menjaga hamba-Nya yang beriman; Ashim pernah bernazar untuk tidak menyentuh dan disentuh oleh orang musyrik seumur hidupnya, maka Allah tetap melindunginya setelah kematian sebagaimana saat ia masih hidup.”
sumber: detikhikmah










