Kisah Kuda Hitam: ‘Dewa-Dewa’ Yunani Meraih Juara Euro 2004

oleh -652 views

Ronaldo dan Luis Figo tidak henti menggempur dengan dukungan hebat dari 63.000 suporter yang memadati Estadio da Luz. Pada kondisi ini, satu tangan tuan rumah sudah memegang trofi. 

Tuan rumah mengumpulkan 17 tembakan, sepuluh tendangan sudut, 58 persen penguasaan bola namun mereka gagal menembus benteng solid Yunani. Dan dengan satu-satunya tendangan sudut yang mereka koleksi, melalui salah satu tembakan dari empat yang mereka kumpulkan, Charisteas berhasil mencetak gol kemenangan yang membuat seisi negara Yunani bergemuruh.

Yunani mememangkan tiga pertandingan di fase gugur dengan skor 1-0, melalui gol sundulan dengan skema dan konsep yang sama. Lima pahlawan Yunani masuk dalam susunan Tim Terbaik termasuk Zagorakis yang juga menyambar predikat Pemain Terbaik. 

Baca Juga  Golkar Usul Ambang Batas Fraksi Berbasis AKD, Bukan Parliamentary Threshold

Taktik Rehhagel memang jitu, dia memperlihatkan kerja keras, kesabaran, kedisiplinan dan penyelesaian yang baik bisa mengalahkan skill, bakat dan kemampuan. 

Inilah sebuah kesuksesan yang membuat nama Yunani abadi sebagai salah satu negara ‘kecil’ yang pernah menguasai sepakbola di Benua Biru. (red/rtm/goal)