Kisah Preman Pasar Ukaz Umar bin Khattab Masuk Islam

oleh -1,122 views

Selama beberapa waktu Umar membiarkan lawannya berbicara terus dan berlagak, sedang dia sendiri dalam sikap defensif, tidak mau membuang-buang tenaga seperti pemuda badui itu.

Sesudah diperkirakan ia sudah cukup lelah diserangnya ia dengan memiting kedua bahunya lalu dibantingnya ke tanah. Lapangan itu gegap gempita, orang ramai menyambut kemampuan Umar.

Mereka teringat pengalaman yang sudah lalu menyaksikan ketangkasan Umar dalam peristiwa serupa. Gadis-gadis dan perempuan pun tidak kalah dengan kaum lelaki dan pemudanya memuji pemuda Quraisy yang perkasa ini.

Tempat hiburan

Tak lama kemudian matahari pun mulai bergeser ke tempat peraduannya. Orang ramai pun sudah mulai pergi, masing-masing kembali ke tempatnya.

Baca Juga  5 Drama Perceraian Artis yang Paling Menghebohkan Tanah Air

Umar berjalan terus masuk ke dalam pasar diikuti teman-teman pengagumnya, dan dibalas Umar dengan senyum, senyum yang jarang sekali mereka lihat memalut wajah laki-laki itu.

Senyum demikian tidak hanya untuk teman-temannya. Ketika ia lalu di depan orang banyak dilihatnya mereka juga memandang bangga kepadanya; gadis-gadis pun saling berebut ingin mendapat kesempatan kalau-kalau tertangkap pandangan matanya atau akan jatuh cinta melihat paras yang elok. Hatinya merasa lega dan semua ini terpantul dalam senyumnya itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.