3. Tidak Memberikan Semua Roti kepada Orang yang Kelaparan
Hal terakhir yang ia sesali adalah tidak memberi semua roti miliknya kepada orang yang kelaparan. Ia berteriak, “Aduh, kenapa tidak semua,” karena saat itu ia hanya memberikan sebagian dari roti yang ia miliki, meskipun ia akhirnya telat mengetahui seharusnya memberi lebih banyak.
Kisah Sya’ban RA menjadi pengingat betapa pentingnya amal perbuatan dan penyesalan yang datang di akhir hayat. Ia adalah contoh nyata dari sahabat Nabi yang menyesal saat menghadapi ajal, menyadari betapa singkatnya waktu dan betapa sedikit amal yang telah ia lakukan.
Kisah ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga amal ibadah dan memperbanyak kebaikan, karena kita tidak pernah tahu kapan waktu kita dipanggil Allah akan tiba.
sumber: detikhikmah











