Kisah Ulbah bin Zaid, Sang Fakir yang Sedekahnya Getarkan Langit

oleh -131 views

Malam itu, air mata Ulbah bin Zaid mengucur deras. Ia mencurahkan semua kelemahannya dan kefakirannya karena tidak bisa menyumbangkan harta demi mendukung pasukan muslim menghadapi Romawi dalam Perang Tabuk.

Diceritakan dalam buku The Amazing Stories oleh AR Shohibul Ulum, para sahabat ramai-ramai menyumbangkan harta yang mereka miliki untuk persiapan tersebut. Abu Bakar menyumbang 40.000 dirham, Umar bin Khattab menyumbang seperdua kekayaannya, dan Utsman juga berkontribusi.

Golongan fakir juga turut menyumbangkan sebagian harta yang mereka miliki meski jumlahnya tidak seberapa. Terkadang mereka malu karena menjadi bahan ejekan orang-orang munafik.

Beberapa di antara mereka menyumbangkan kurma, ada yang satu sha, ada yang setengah sha. Sementara itu, Ulbah, salah seorang fakir miskin, hanya bisa tertunduk karena tidak punya apa pun untuk disumbangkan selain bermunajat kepada Allah SWT.

Dalam panjangnya malam itu, Ulbah mengadu kepada Allah SWT hingga air matanya mengucur deras.

Baca Juga  Pemerintah Terapkan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat

“Ya Allah, aku tidak memiliki apa-apa yang dapat kusumbangkan. Namun ya Allah, telah kumaafkan semua orang yang pernah menyakitiku,” ujar Ulbah, seperti dikutip dari buku Kearifan Islam: Kisah-Kisah Nabi dan Para Sahabat yang Penuh Ilham dan Mencerahkan karya Maulana Wahiduddin Khan.

No More Posts Available.

No more pages to load.