Menurutnya, ada beberapa kegiatan fisik di tahun 2020, misalnya dibidang kesehatan, ada bantuan gisi bagi masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota, sehingga DPRD akan memastikan dan mengkroscek secara langsung, apakah bantuan tersebut kepada Puskesmas sudah sesuai dan apakah barang-barangnya diterima secara baik di Puskesmas ataukah tidak?
Dirinya juga menyinggung terkait pentingnya BPJS ketenagakerjaan. Ia mengatakan bahwa di beberapa perusahaan, Dinas Tenaga kerja telah menjanjikan akan melengkapi seluruh BPJS tenaga kerja bagi pekerja di perusahaan-perusahaan tersebut pada bulan Oktober mendatang.
“Jadi hampir sekitar 100 lebih yang belum memiliki BPJS tenaga kerja. Ini semua dalam proses karena setelah kami kroscek di perusahaan, memang ada itikad baik dari perusahaan. Mereka bukan tidak mempunyai BPJS tenaga kerja tapi mereka sedang dalam proses. Sebagian sudah ada, sebagian belum. Dan sebagian yang belum itu, yang sementara melakukan proses”, tambahnya. (alena)










