Komitmen Jadikan Ambon Kota Inklusif, Pelupessy Pastikan Fasilitas Ramah Disabilitas Terus Diperkuat

oleh -26 Dilihat

“Ini adalah wujud nyata komitmen Bapak Wali Kota untuk memastikan saudara-saudara kita yang disabilitas benar-benar diperhatikan,” ucap Wendy.

Menurut Wendy, dari 17 program prioritas Wali Kota Ambon, program ke-14 secara khusus diarahkan untuk pemberdayaan dan perlindungan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Pemberdayaan, Literasi Keuangan, hingga UMKM Disabilitas

Tak hanya soal fasilitas, Pemkot Ambon juga menyiapkan program jangka menengah dan panjang yang berfokus pada pelatihan vokasional dan pengembangan UMKM bagi penyandang disabilitas. Salah satu sentra pelatihan bahkan telah berjalan di Ternate, di mana peserta dibekali keterampilan mandiri secara ekonomi.

Salah satu contoh pemberdayaan ialah pelatihan kerajinan tas yang dikombinasikan dengan kain tenun Maluku, dan kini menjadi salah satu karya UMKM disabilitas yang mulai dikenal publik.

Festival Kreasi Inklusi juga menjadi momentum kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga  Sumpah Pemuda ke-98, Benhur Watubun Ajak Pemuda Maluku Perkuat Karakter dan Daya Saing

Para peserta diberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, akses permodalan, hingga perlindungan dari pinjaman online ilegal.

“OJK hadir untuk memberikan perlindungan konsumen, akses layanan keuangan yang aman, serta mendorong kemandirian ekonomi bagi teman-teman disabilitas,” terang Wendy.

No More Posts Available.

No more pages to load.