Kompensasi Lahan Hauling Belum Tuntas, Warga Subaim Kembali Palang Jalan PT ARA

oleh -189 views

Porostimur.com, Weda – Polemik kompensasi lahan jalan hauling antara warga Desa Subaim, Kecamatan Wasile, dan perusahaan tambang PT Alam Raya Abadi (ARA) kembali memanas. Warga memutuskan kembali melakukan pemalangan jalan hauling setelah perusahaan dinilai belum menunjukkan kepastian penyelesaian ganti rugi lahan.

Imam Masjid Darul Falah Desa Subaim, Halib Naegunung, mengungkapkan bahwa pemilik lahan sebelumnya telah memberikan tenggat waktu 1×24 jam kepada pihak perusahaan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Tenggat Waktu Berakhir, Kepastian Tak Kunjung Ada

Tenggat waktu itu disepakati dalam pertemuan di Kantor Polsek Wasile pada Jumat (27/2/2026), atas permintaan aparat kepolisian agar palang jalan dibuka sementara.

Namun hingga batas waktu yang diberikan berakhir, warga mengaku belum menerima kejelasan terkait pembayaran kompensasi lahan yang digunakan sebagai akses hauling perusahaan.

“Belum ada kepastian penyelesaian. Karena itu, kami kembali melakukan pemalangan jalan hauling,” ujar Halib, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga  Jelang Idulfitri, Harga Bumbu Dapur di Pasar Kota Maba Melambung Tinggi

Di tengah belum tuntasnya persoalan tersebut, perwakilan PT ARA mendatangi pihak masjid dan menyerahkan bantuan sebesar Rp30 juta untuk tempat ibadah di Desa Subaim, dengan rincian Rp20 juta untuk masjid dan Rp10 juta untuk musala setempat.

No More Posts Available.

No more pages to load.