Literasi lulobe sebelumnya, telah mengadakan penguatan internal kepada anggota kemunitasnya untuk mengenal dengan esensi dalam pengelolaan komunitas dan pengelolaan perpustakaan serta buku-buku sebagai arsip penting.
Tak kalah penting juga, program komunitas literasi lulobe salah satunya adalah diskusi dan bedah buku “Pengelolaan Sampah dan Praktik Daur Ulang”. Dalam sesi ini, diisi oleh Sekretasi Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly dan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Ternate M Syarif Tjan.
Pada sesi ini, kami diberikan pemahaman tentang pengelolaan yang didaur ulang seperti, barang bekas untuk dimanfaatkan menjadi sebuah karya yang bernilai ekonomis, dan berguna bagi masyarakat Kota Ternate.
“Upaya dalam workshop travel writing ini, diharapkan menyebarkan semangat berliterasi secara inklusif di Kota Ternate serta menyasar ke kalangan masyarakat. Terima kasih kepada Kantor Bahasa Maluku Utara atas pendampingan dan apresiasi selama kegiatan ini bisa berhasil dilaksanakan dengan lancara,” ucapnya. (Mansyur Armain)




