Konten Dewasa dan Judol Bertaburan di WhatsApp, Bahaya Mengintai Anak-anak

oleh -161 views
Ilustrasi WhatsApp. (Dok WhatsApp/Istimewa)

Porostimur.com, Jakarta – Konten pornografi dan judi online (judol) makin masif di fitur aplikasi saluran WhatsApp atau WhatsApp Channel. Konten dan link tersebut bebas diakses oleh siapa saja penggunanya, termasuk anak di bawah umur.

WhatsApp (WA) saat ini menjadi aplikasi perpesanan paling banyak digunakan di dunia termasuk Indonesia. Berdasarkan data Global Digital Insight, WA memiliki 181,57 pengguna aktif di Indonesia. Bukan hanya orang dewasa, platform ini juga banyak digunakan anak usia sekolah.

Rahmi, seorang warga mengatakan anaknya yang masih duduk di kelas II SMP sudah menggunakan WA untuk berinteraksi dengan temannya. “Terkadang mereka ngobrol dengan gurunya pakai WA,” ujarnya, Senin (9/6/2025).

Baca Juga  Arsenal Harus Sempurna untuk Kalahkan PSG di Final Liga Champions

Tetapi keresahan muncul karena saat ini saluran WhatsApp banyak memunculkan grup dengan tema beragam. Konten hingga link-link mengarah ke pornografi hingga judi online berseliweran di WA, bisa diakses siapa saja. 

Konten-konten itu memang bukan disediakan langsung oleh WhatsApp, tetapi kemudahan diberikan yang diberikan penyedia aplikasi membuat pengguna memanfaatkan hal itu untuk kepentingan tertentu, termasuk menyajikan konten negatif.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono mengaku sudah banyak mendengar mendengar keresahan masyarakat, terutama para orang tua terkait bertebarannya konten dan link-link yang mengarah ke pornografi maupun judol di saluran WA.