Dorong Konservasi Laut dan Keterlibatan Masyarakat
Salah satu program unggulan Sail to Indonesia 2026 di Kota Tual adalah pelaksanaan konservasi laut berbasis masyarakat yang menjadi bagian dari Official Host Programme.
Program tersebut meliputi edukasi Blue Carbon, rehabilitasi terumbu karang, konservasi padang lamun, restorasi teripang, penerapan kearifan lokal Sasi Laut, hingga pengembangan pariwisata bahari berbasis masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tual berharap para peserta tidak hanya menikmati keindahan alam Kepulauan Kei, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak para wisatawan untuk menikmati pesona Kepulauan Kei lebih lama dan kembali berkunjung di masa mendatang.
“Kami tidak punya apa-apa, tetapi kami memiliki kasih dan pelayanan yang dapat kami berikan. Delapan hari semoga cukup untuk mengeksplorasi keindahan Kepulauan Kei,” ujarnya.
Rangkaian pembukaan Sail to Indonesia 2026 ditutup dengan tarian bersama yang melibatkan Wali Kota, jajaran Forkopimda, masyarakat setempat, dan para peserta yacht, menciptakan suasana penuh keakraban sebagai simbol persahabatan lintas negara.
(Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










