Kuda Troya KIB

oleh -257 views

Oleh: Isa Ansori, Kolumnis

MENARIK melihat perkembangan politik menjelang pelaksanaan Pilpres 2024. Munculnya Koalisi-koalisi setidaknya mengindikasikan bahwa menenangkan Pemilu 2024 adalah sebuah keharusan.

Setidaknya hari ini koalisi yang sudah terbentuk adalah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dinakhodai oleh tiga ketua umum partai PPP, PAN, dan Golkar yang ketiga-tiganya adalah pembantu presiden.

Di sinilah menariknya koalisi ini, karena sebagai pembantu presiden tidak mungkin presiden membiarkan koalisi ini terbentuk jika tidak sevisi dengan apa yang diinginkannya.

Sehingga membaca koalisi ini harus dibangun atas pertanyaan akankah koalisi ini menjadi koalisi yang tidak sejalan dengan apa yang dimaui oleh presiden, ataukah koalisi akan menjadi koalisi jalan tengah antara kemauan presiden dengan oposisi ataukah koalisi ini akan menjadi sekoci baru presiden untuk melanjutkan “proyek proyek” yang sudah terlanjur dijalankan.

Baca Juga  Warga Pulau Gebe Menangis Minta Keadilan, Seret Nama Gubernur Malut

Sebagai bagian dari koalaisi pendukung pemerintah nampaknya agak susah kalau ketiga partai itu akan jadi oposisi terhadap pemerintahan yang sekarang. Karena ketiga partai itu tidak semua punya pengalaman untuk menjadi oposisi. PAN mungkin sedikit pengalaman, namun seiring dengan merapatnya Zulkifli Hasan, ketua umum, semakin menegaskan bahwa arah koalisi ini mempersiapkan kemungkinan kemungkinan baru bila kelak calon yang didukung oleh presiden tidak direstui oleh partai dimana presiden berasal. Presiden jelas punya kepentingan bahwa proyek proyek yang sudah dicanangkan harus tetap berjalan dengan skema yang sudah disepakati dengan pemodal.

No More Posts Available.

No more pages to load.