“Ini menjadi bukti keberhasilan saudara-saudara menempuh pendidikan di kampus ini,” ujarnya.
Ia optimistis para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara di berbagai bidang pengabdian.
Tekankan Kualitas dan Kelulusan Tepat Waktu
Sementara itu, Rektor Jance Rumahuru menjelaskan jumlah wisudawan periode ini mengalami penurunan dibanding Oktober 2025 akibat penyesuaian kurikulum dalam dua tahun terakhir.
Namun demikian, ia menegaskan kualitas lulusan tetap terjaga, bahkan mayoritas mahasiswa pascasarjana mampu menyelesaikan studi tepat waktu.
“Kami fokus pada kelulusan tepat waktu, bahkan di bawah empat tahun. Walaupun jumlahnya lebih sedikit, namun kualitasnya terjaga,” jelasnya.
Ia juga menyebut sistem pembelajaran kombinasi daring dan luring terbukti efektif dalam mendukung proses akademik.
Momentum wisuda ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinannya sebagai rektor periode 2022–2026.
Pendidikan Berbasis Karakter dan Spiritualitas
Rektor menegaskan, tema wisuda “Mendidik dengan Cinta, Membangun SDM Unggul Menuju Masyarakat Maju dan Berdaya Saing” mencerminkan komitmen kampus dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat.
“Pendidikan sejati tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter. Jika dilakukan dengan cinta dan kepedulian, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan profesional,” ujarnya.









