Kunjugi Polres Kepulauan Sula, Ini Pesan Wakapolda Malut

oleh -46 views

Porostimur.com, Sanana – Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Samudi, S.I.K., M.H, menegaskan kepada seluruh anggota Polri menjaga netralitas dan dilarang ikut berpolitik praktis pada Pemilu tahun 2024 mendatang.

Hal itu, disampaikan saat melakukan tatap muka bersama personel Polres Kepulauan Sula dan personel Brimob Kompi 1 B. Pelopor Sanana, Selasa (19/12/2023), di Mapolres Kepulauan Sula, Desa Fatcei, Kecamatan Sanana, Kebupaten Kepulauan Sula.

Pada pertemuan yang mengusung tema “Netralitas Polri Dalam Pemilu 2024” itu, Brigjen Samudi, menjelaskan, masalah netralitas anggota Polri di dalam Pemilu, telah diatur di dalam Undang Undang, Nomor: 2 Tahun 2002, Pasal 28, ayat 1, 2 dan 3.

“Ayat 1 menjelaskan, anggota Polri harus bersikap netral terhadap pendidikan berpolitik, dan tidak boleh berpolitik praktis itu ada dasarnya. Nah di ayat 2, Polisi tidak boleh tidak punya hak memilih dan dipilih itu ayat 2,” ungkap Brigjen Pol. Samudi

Lebih lanjut Samudi juga, menyatakan, terus bagaimana dengan Bhayangkari, bagaimana dengan anak-anak Polri itu boleh, mempunyai hak di pilih dan memilih.

“Bhayangkari boleh dipilih juga mempunyai hak memilih, anak juga boleh yang tidak boleh itu anggota Polri, anggota Polri yang boleh memilih, terkecuali yang sudah pensiun sebagai Polisi atau purna. Baru boleh tiba waktunya hak memilih dan memilh,” ujar Wakapolda.

Wakapolda juga meminta seluruh anggota Polri di Kepulauan Sula agar mentaatiPP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Polri, terutama pasal 5 huruf b yang berbunyi dalam rangka memelihara Kehidupan dan bernegara, dan bermasyarakat polri dilarang melakukan kegiatan politik praktis. (Jamil Gaus)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.