“Kunjungan ini menjadi bentuk penjajakan pasar. Portugal memiliki potensi investor dan buyer yang tertarik membeli hasil perikanan langsung dari Maluku,” ujar Lewerissa.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Maluku akan menggelar pertemuan daring dengan sejumlah calon investor Portugal guna membahas peluang kerja sama dan investasi di sektor perikanan. Langkah ini diharapkan mempercepat masuknya investasi produktif ke wilayah kepulauan.
Investasi Sehat dan Berpihak ke Daerah
Di tengah dinamika ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran, Lewerissa menegaskan bahwa investasi menjadi strategi utama mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku. Namun, ia menekankan bahwa investasi yang diharapkan harus sehat, patuh aturan, dan berpihak pada kepentingan daerah.
“Investasi harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat lokal, melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kapasitas SDM,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga stabilitas sosial dan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Aparatur pemerintah, kata dia, harus hadir sebagai pelayan publik yang memberikan kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi investor.
Kelanjutan Diplomasi Ekonomi Maluku–Portugal
Kunjungan Dubes RI ke Ambon ini menjadi kelanjutan komunikasi bisnis yang terbangun sejak kunjungan Gubernur Maluku ke Lisbon pada pertengahan 2025 lalu, saat bertemu sejumlah pelaku usaha Portugal.











