Banyak kampung di sepanjang pantai bagian barat menggantungkan moda laut untuk mobilitas sehari-hari karena tidak ada jalan darat yang layak untuk dilewati.
Meski demikian, di kecamatan ini juga terdapat jalan kabupaten dengan kondisi cukup baik, sudah beraspal dan beberapa titik jalan berlubang.
Juga terdapat ruas jalan desa Ruas Weduarfer-Tapal Batas dan ruas jalan desa Kampung UAT-NGAN dengan kondisi cukup baik atau rusak ringan.
“Kami menilai sangat diperlukan percepatan pembangunan ruas jalan tembus dari Weduar ke Kilwat yang menghubungkan Kecamatan Kei Besar Selatan dan Kei Besar Selatan Barat,” tukas Jeffry.
Selain menilik kondisi eksisting infrastruktur jalan, BNPP juga menelusuri aliran listrik, jaringan komunikasi dan ketersediaan Base Transceiver Station (BTS) di empat Kecamatan Lokpri.
BNPP mendapati pada umumnya kondisi listrik di empat Kecamatan Lokpri ini relatif baik dengan sumber PLN dan suryacell. Namun pada akses telekomunikasi jaringan 2G/3G/4G masih belum stabil dan terdapat beberapa titik blankspot/tidak ada sinyal. Sebanyak 15 Tower BTS telah terpasang pada seluruh lokpri dan sudah diakses sebanyak 64 desa di wilayah lokpri perbatasan.
Sebagai badan yang mengkoordinasikan pengelolaan kawasan perbatasan, BNPP akan menyampaikan hasil tracking jalan dan beberapa temuan lainnya kepada Kementerian/Lembaga anggota BNPP agar dapat segera ditindaklanjuti. Termasuk usulan Pemerintah Daerah untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kei Besar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (Keket)










