Langkah Kiri Noel di Anak Tangga Terakhir

oleh -155 views

Presiden Prabowo sepertinya memilih membiarkan saja. Buatnya tidak menjadi soal jika Jokowi masih anggap diri presiden-presidenan. Pada kasus Noel justru itu bagus buatnya. Bisa terlihat seolah ada tangan Prabowo di sana. Tanda ia serius dalam pemberantasan korupsi. Prabowo cuma numpang tangan Jokowi memereteli orangnya sendiri hanya karena sakit hati dikhianati. Prabowo menikmati jika ada pertunjukan berikutnya siapa lagi dari mantan hulubalang peninggalannya, yang akan dijungkalkan dari anak tangga yang sama-sama dirintisnya.

Maka peristiwa terjerembabnya Noel itu memperlihatkan bahwa Jokowi masih mengendalikan KPK khususnya, dan Kejaksaan pada umumnya, itu bisa dilihat dari kasus Silfester Matutina terpidana yang mestinya dieksekusi tapi masih gentayangan di udara bebas. Bisa jadi ada tangan Jokowi yang melindunginya.

Baca Juga  DPRD Halbar Soroti LKPJ 2025, Rekomendasikan Perbaikan Setebal 25 Halaman

Prabowo tampak terbelenggu kaki dan tangannya, dan konon oleh Jokowi. Atau memang itu pilihan Prabowo: memilih jalan “selamat” tak ingin menyakiti Jokowi, yang ia pernah sebut sebagai guru politiknya. Entah sampai kapan ia bisa keluar dari bayang-bayang Jokowi, itu agar ia mampu membereskan apa yang semestinya jadi tanggung jawabnya.

Dalam pemberantasan korupsi, Prabowo baru sebatas omon-omon. Sebatas pidato berapi-api di atas podium, “Akan kejar koruptor sampai Antartika,” itu ibarat gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Sepertinya rakyat tak akan selekasnya bisa melihat pertunjukan pemberantasan korupsi secara serius. Wallahu a’lam. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.