Laporan ke Atas Harus Baik!

oleh -6 Dilihat

Mumet kan?

Nah, karena hanya presiden yang mengawasi, semua melapor kepada presiden. Tentu saja semua laporan harus bagus. Harus menceirtakan keberhasilan. Kalau mau tetap ada dalam orbit presiden, maka yang buruk ditimbun, yang bagus-bagus ditonjolkan. Bahkan ketika tidak ada yang baik, harus dipoles untuk menjadi baik.

Tidak salah kalau Prabowo selalu berpidato, “Saya mendapat laporan …” Memang begitulah adanya.

Dan, Prabowo sudah merasa cukup dengan semuanya berpusat pada dirinya. Para bawahannya pun mengerti itu. Yang terjadi tidak lagi “Asal Bapak Senang” tetapi sudah mengarah pada kultus individu. Lihat saja bagaimana militer menyenangkan hati presiden dengan menerjunkan gambarnya dari langit. Dan itu dilakukan oleh pasukan paling elit di kalangan militer.

Apakah presiden tahu apa yang menjadi realitas sebenarnya di balik laporan-laporan, yang tidak saja ABS tapi sudah mulai menyanjungnya sebagai pemimpin agung? Kita tidak tahu.

Baca Juga  BYD Da Han EV Resmi Dipamerkan, Sedan Listrik Mewah Ini Punya Jarak Tempuh hingga 1.008 Km

Yang jelas, dia mengelilingi dirinya dengan para asisten yang masih sangat junior — semuanya laki-laki! — dan merekalah yang menjadi ‘gate keeper’ presiden. Merekalah yang menjadi mata dan telinga presiden. Sehingga tidak heran, para menteri pun takut kepada mereka yang sebenarnya jabatannya jauh lebih rendah dari mereka.

No More Posts Available.

No more pages to load.