Laporan ke Atas Harus Baik!

oleh -6 Dilihat

Presiden pun tentu punya orang yang dia sukai dan tidak sukai. Ada menteri yang menjadi favorit. Sangat jelas nampak bahwa mereka yang menjadi favorit adalah mereka yang menjadi ‘feeder’ atau pemberi laporan kepada presiden.

Kecendeurngan ini makin lama makin menguat. Dan tampaknya sang presiden pun makin menikmati kekuasaan yang sudah lama diidam-idamkannya. Para pembantunya memberikan laporan-laporan yang membuat dirinya senang. Menjauhkannya dari akibat-akibat buruk kebijakannya.

Dan, dia semakin tidak terkontrol. Tidak ada orang berani mengingatkan dia. Para politisi berlomba menjilat hingga tandas. Para birokrat dan teknokrat diam di sudut sambil bersungut-sungut karena mereka tidak ada akses ke kekuasaan. Sebagian besar akademisi, kecuali sebagian kecil yang menjadi semakin radikal, mengambil sikap diam atau ikut-ikutan menjadi penjilat.

Baca Juga  Dinsos Ambon Akui Penanganan ODGJ Terkendala Rumah Singgah, Sebagian Kembali Berkeliaran

Sementara para abdi negara lain seperti tentara, polisi, jaksa, dan hakim tampaknya sekarang panen besar. Rejim ini melimpahi mereka dengan kekayaan dan kemuliaan asalkan mereka loyal dan memberi laporan yang baik-baik.

Agaknya, dalam sistem yang tidak punya sistem pengawasan dan pengkultusan ini, suara seperti Camat Agustinus Supratman ini menjadi barang langka.

No More Posts Available.

No more pages to load.