Lebih dari 700 Warga Gaza Dibunuh Israel saat Mengambil Air

oleh -536 views
Truk tangki air rusak akibat serangan Israel di Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza pada 14 Juli 2025. Foto/Moiz Salhi/Anadolu Agency

Porostimur.com, Gaza – Lebih dari 700 warga Palestina, sebagian besar anak-anak, tewas akibat serangan tentara Israel saat mengambil air sejak Oktober 2023. Data terbaru itu diungkap otoritas setempat pada hari Senin (14/7/2025).

“Pendudukan Israel terus melancarkan perang kehausan yang sistematis dan disengaja terhadap rakyat Palestina di Gaza, pelanggaran nyata terhadap semua konvensi internasional dan kemanusiaan,” ungkap pernyataan kantor media pemerintah Gaza.

Kantor tersebut menuduh, “Pasukan Israel menggunakan air sebagai senjata perang untuk merampas hak-hak paling dasar warga Palestina.”

Disebutkan, pasukan tentara Israel telah melakukan 112 pembantaian terhadap warga Gaza yang sedang mengambil air, membunuh lebih dari 700 orang, sebagian besar anak-anak, sejak Oktober 2023.

Pada hari Minggu, 12 orang tewas, termasuk delapan anak-anak, akibat tembakan Israel saat menunggu untuk mengambil air di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah.

Baca Juga  Polda Maluku Bongkar Praktik Jual Beli Emas Ilegal di Pulau Buru, 3 Pelaku Diamankan

Kantor media tersebut menyatakan lebih dari 720 sumur air sengaja dihancurkan oleh tentara Israel di Gaza.

“Serangan terhadap sumur air telah merampas akses air bersih bagi lebih dari 1,25 juta warga Palestina,” papar pernyataan otoritas Gaza.

Menurut pernyataan tersebut, tentara Israel telah menghalangi masuknya 12 juta liter bahan bakar setiap bulannya, jumlah yang dibutuhkan untuk mengoperasikan sumur air, stasiun pembuangan limbah, mekanisme pengumpulan sampah, dan sektor vital lainnya dalam jumlah minimum di Gaza.

No More Posts Available.

No more pages to load.