Literasi Keuangan, OJK Sasar ke Petani dan Nelayan di Halmahera Utara

oleh -47 views

Dalam kegiatan tersebut, OJK juga melibatkan duta literasi keuangan dari kalangan media, salah satunya Yuliawati, jurnalis Katadata. Ia mengajak petani dan nelayan untuk membiasakan menyisihkan penghasilan, membuat skala prioritas, serta menghindari perilaku konsumtif.

“Uang itu bagian dari hidup kita. Kalau tidak dikelola dengan baik, hidup bisa kacau. Jadi butuh kesabaran dan ketepatan dalam mengelola keuangan,” ungkap Yuliawati.

Edukasi Kredit dan Pencegahan Penipuan

Selain materi literasi dasar, peserta juga mendapat informasi mengenai fasilitas kredit yang bisa diakses. Bank Maluku Malut menawarkan Kredit Usaha Mikro dengan plafon hingga Rp50 juta dan bunga 12%, sementara BNI menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp500 juta dan bunga mulai 6%.

Baca Juga  Jemaah Haji Asal Maluku Wafat di Makkah, Gubernur Sampaikan Duka Mendalam

Manager Madya OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Berlin Situmorang, menambahkan bahwa literasi keuangan sangat penting untuk mencegah masyarakat terjerat kejahatan finansial.

“Setiap masyarakat yang menggunakan produk jasa keuangan perlu tahu apa manfaatnya, apa kebutuhannya, dan ke mana harus mengadu kalau ada masalah. Literasi itu kuncinya,” tegas Berlin.

Kepala Desa Luari Serni Maulang, mengakui warganya pernah terjerat investasi bodong “karafoto” yang merugikan banyak keluarga. Karena itu, ia menilai kehadiran program ini sangat penting.