Menurut Figo, berbagai kebijakan yang diambil di bawah kepemimpinan Infantino justru berpotensi mengorbankan nilai-nilai olahraga yang seharusnya menjadi pijakan FIFA.
Ia juga mengklaim Infantino telah kehilangan dukungan dari sejumlah pihak di internal FIFA, termasuk staf senior, penasihat terdekat, hingga tokoh-tokoh yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola dunia.
“Infantino berupaya memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan olahraga yang seharusnya ia layani,” kata Figo.
Figo kemudian menyampaikan tuntutan paling kerasnya: Infantino harus segera mundur.
“Sudah terlambat untuk menyelamatkan martabatnya, tetapi belum terlambat untuk menyelamatkan sepak bola. Ia harus mundur. Sekarang juga,” ujarnya.
Wacana Saham Piala Dunia Picu Polemik
Desakan Figo muncul ketika Infantino tengah menjadi sorotan terkait wacana penjualan sebagian saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.
Gagasan tersebut menuai kritik karena dinilai dapat mengubah tata kelola kompetisi sepak bola terbesar di dunia sekaligus membuka pertanyaan mengenai independensi FIFA dalam mengelola turnamen.
Penolakan terhadap wacana tersebut juga disebut datang dari sejumlah konfederasi sepak bola, termasuk UEFA, Concacaf, dan AFC.
Ketiganya dikabarkan menyampaikan keberatan terhadap rencana yang dinilai berpotensi memengaruhi independensi serta masa depan penyelenggaraan Piala Dunia.










