Porostimur.com, Teheran – Assembly of Experts atau Majelis Pakar Iran dilaporkan telah memilih pemimpin tertinggi baru untuk menggantikan Ali Khamenei yang disebut tewas dalam serangan udara gabungan United States dan Israel.
Informasi tersebut disampaikan ulama senior Iran, Ahmad Alamolhoda. Ia mengatakan keputusan telah diambil melalui pemungutan suara di Majelis Pakar, meski identitas pemimpin baru belum diumumkan kepada publik.
“Semua rumor dan laporan yang menyatakan bahwa Majelis Pakar belum mengambil keputusan sama sekali tidak benar,” kata Alamolhoda dalam pernyataan yang dikutip Mehr News Agency, Minggu (8/3/2026).
Identitas Pemimpin Baru Belum Diumumkan
Alamolhoda menjelaskan proses pemungutan suara untuk menentukan pemimpin tertinggi baru telah selesai dilakukan. Namun, nama pengganti Khamenei masih dirahasiakan.
Menurutnya, konstitusi Iran mengatur bahwa setelah keputusan resmi diambil melalui pemungutan suara Majelis Pakar, tidak seorang pun—termasuk anggota majelis—dapat mengubah pilihannya.
Ia juga menyebut pengumuman resmi mengenai pemimpin tertinggi baru Iran akan disampaikan oleh Hashem Hosseini Bushehri, yang bertugas menyampaikan keputusan majelis kepada publik.
Serangan Tewaskan Lebih dari 1.200 Orang
Pemerintah Iran melaporkan lebih dari 1.200 orang tewas dalam serangan yang terjadi sejak 28 Februari 2026. Korban disebut termasuk Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer tinggi Iran.









